Oik Cahya Rhamadlani

Nama : Oik Cahya Rhamadlani

Tempat, danTanggal lahir Salatiga, 20 Januari 1998

Hobi : menyanyi

PRES REALESE

(Cerita awal perjalanan mengikuti idola cilik hingga sekarang)

Oik mengikuti ajang Idola Cilik 2 pada saat berumur 10 tahun (kelas 6 SD) .Sebelum mengikuti Idola Cilik 2, Oik sering menonton juga acara Idola Cilik 1, dan punya mimpi untuk mengikuti acara Idola Cilik juga. Oik juga sering mengikuti lomba modelling sejak kecil, dan mengikuti lomba macapat (menembang jawa) pada sat SD. Berhasil juara 1 dari tingkat kecamatan, kota, hingga karisidenan, dan berhasil maju pada tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mendapatkan juara harapan 1. Pada saat itu keluarga Oik hanyalah keluarga yang bisa dibilang pas2an, sehingga tidak bisa membeli formulir pendaftaran idola cilik tersebut. Karna formulir terebut hanya ada di majalah bobo dan album idola cilik 1. Saat itu oik mempunyai teman yang selalu koleksi majalah bobo, dan kebetulan majalah bobo dia ada formulir Idola ciliknya. Namun sangat dIsayangkan formulir tersebut tidak boleh dipinjamkan ke Oik walaupun Oik hanya ingin memfoto copy nyasaja. Saat itu sudah pupus harapan karna tidak dapat formulir, dan tidak mampu untuk membeli album CD idola cilik 1 yang ada formulirnya. Kemudian,saat itu adek Oik sedang bermain kerumah budhe yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Oik, tidak disangka adek Oik menemukan sebuah Koran bekas yang berisikan formulir pendaftaran Idola Cilik 2. Tidak basa basi, formulir langsung diberikan ke Oik dan langsung Oik baca. Melihat jadwal audisi masih sekitar 2 mingguan, Oik dan mae langsung menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti audisi. Oiyaa, mae adalah nenek Oik yang sudah merawat Oik sejak kecil hingga sekarang, dan tinggal bersama Oik sampai umur 17 tahun, karena mamah dari dulu kecil sudah bekerja di Jakarta untuk mencari uang, sehingga Oik tinggal bersama mae.

Pada saat itu tempat audisi yang lumayan dekat dengan kotaSalatiga yaitu di Yogyakarta tepatnya di Jogja Expo Center. Seiring berjalannya waktu, hari audisi semakin dekat. Kebetulan pada saat itu anak mae yang ke-2 yang sudah Oik a nggap sebagai kakak Oik sendiri sedang berkuliah di Klaten. Jadi H-1 sebelum audisi, Oik dan mae memutuskan untuk dating ke kosnya kakak Oik itu supaya ke Jogjanya tidak terlalu jauh. Pada saat hari H, kakak oik dan teman nya membantu oik bersiap2, saat itu Oik dan mae juga hanya membawa uang seadanya dan pas2an. Kemudia Oik berangkat ke JEC bersama mae dan kak Oik naik bus. Jam 06.30 peserta yang dating hanya sedikit, sehingga Oik berfikiran mungkin Oik akan lolos jika pesertanyahanya sedikit. Namun tidak disangka-sangka setelah beberapa jam, peserta semakin banyak dan membludak bahkan ribuan sampai berdesak2an untuk mengantri. Pada saat itu kakak Oik yang mengantri, karna saking banyaknya pesertanya.

Setelah itu, Oik masuk pada audisi untuk menyanyi didepan crew idola Cilik, dans empat menunjukkan bakat lain yaitu menjadi mayoret drum band. Alhamdulillah audisi saat itu berjalan lancer sampai sore walaupun lelah dan berkeringat. Saat itu ada papan pengumuman bahwa yang lolos ketahap selanjutnya akan ditelfon oleh pihak Idola Ciliknya. Setelah sampai rumah, Oik dan mae selalu menunggu telfon dari Idola Cilik sampai2 hp tidak pernah di silent dan selalu dinyalakan.Saat itu Oik dan mae dating kekantor Wali Kota Salatiga untuk meminta izin dan meminta dukungan, namun sayang sekali kedatangan oik dan mae saat itu ditolak dengan alas an Wali Kotanya tidak ada. Sedih sekali saat mengetahui itu. Akhirnya suatu hari oik masuk berita di Koran dan kebetulan di baca oleh Wali Kota sendiri, kemudian wali Kota tersebut memerintahkan stafnya untuk mencari keberadaan Oik dan mae. Setelah itu Alhamdulillah Oik da mae mendapat dukungan dari Wali Kota.Beberapa hari kemudian, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang. Oik mendapat telfon dari Idola Cilik bahwa oik lolos kebabak selanjutnya. Untuk ketahap selanjutnya, lokasinya berada di Hotel Wahid di Jogja (kalau tidak salah nama hotelnya) .

Pada saat itu Oik dan mae dating ke Jogja lagi untuk tahap ke 2, bertemu dengan mama Ira dan om Duta (juri) .Setelah itu kita harus pulang lagi dan menunggu hasilnya lagi. Pada saat pulang dari Hotel Wahid Oik danmae tidak membawa uang lebih, bahkan bisa dibilang kurang. Sehingga Oik dan mae harus berjalan lumayan jauh agar uangnya cukup untuk naik bis pulang. Beberapa hari kemudian Oik dan mae dating kembali di Hotel wahid tersebut untuk pengumuman lolos dan bisa tampil di Idola Cilik atau tidak. Alhamdulillah sangat-sangat bersyukur berkat perjungan dan doa mae, mamah, kak Oik dan keluarga yang lain, Oik berhasil lolos untuk menjadi peserta Idola Cilik 2 dan bisa tampil di TV. Sangat bersyukur sekali rasanya. Alhamdulillah Oik bisa mewujudkan cita-cita Oik dulu yang ingin mengikuti Idola Cilik akhirnya terkabul dan terwujudkan.Setiap Oik tampil selalu didukung oleh fans-fans Oik yang berdatangan darimana pun dan didukung keluarga Salatiga dirumah. Saat mengikuti Idola Cilik Oik merasa sangat bersyukur karna mendapat teman baru, keluarga baru, dan yang pasti pengalaman baru. Persaingan sangat ketat, namun pada saat Oik tampil selalu lancer karna doa dari keluarga dan teman-teman semua. Saat itu dalam seminggu Oik hanya dapat bersekolah 2 hari, pada hari Selasa dan Rabu. Karna hari kami sudah berangkat ke Jakarta untuk latihan koreo dan vocal.

Hari senin baru pulang keSalatiga. Saat oik pulang kerumah Salatiga selalu disambut warga dengan senang hati. Sangat senang sekali rasanya. Namun perjalana Oik behenti pada babak 5 besar, tidak bisa menjadi juara seperti yang Oik harapkan. Namun oik merasa sangat bersyukur karna dari sekian banyak orang Oik bisa masuk dalam 5 besar. Setelah acara Idola Cilik selesai Oik dikontrak oleh Star Media Nusantara (SMN) .Oik menjadi sering mendapat job menyanyi diluar kota bahkan sampai luar negeri.  Bahkan Oik sempat diundang menyanyi di Brunei Darussalam, tepatnya di acaranya anaknya Sultan Hassanah Bulkiah. Senang sekali rasanya, karna disitu banyak artis-artis besar lainnya dan ada teman sesame Idola Cilik juga. Pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan. Setelah habis masa kontrak, Oik kembali focus kesekolah bahkan sampai kuliah. Memang niat oik ingin focus sekolah dulu hingga kuliah karena pendidikan itu penting. Setelah itu baru melanjutkan karir kembali. Saat kuliah Oik mulai pindah ke Jakarta dan tinggal bersama mamah, dan meninggalkan Salatiga danMae.Oik kuliah pada jurusan hukum di Universitas Sahid Jakarta. Selama kuliah, Oik masih sering mendapat  job menyanyi dan MC juga. Saat kuliah Oik mendapat banyakp englaman entah dibidang seni maupun akademik..Oik sering mengikuti acara seminar, sering mengisi acara di kampus, dan sempat menjadi ketua SENAT Fakultas hukum, dan masih sering menyanyi  dan MC juga walaupun MC masih belajar namun Oik bisa belajar dan mendapatkan pengalaman dari partner-partner MC Oik. Oik kuliah pada tahun 2015 dan lulus pada tahun 2019, sangat bersyukur Oik dapat lulus dalam waktu 3,5 tahun dan dengan IPK cumlaude. Oik juga sudah mengikuti tes PERADI untuk menjadi pengacara dan lolos.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Current track

Title

Artist